Jumat, 16 Januari 2009

BANJIR, BANJIR !

Banjir Jakarta

Pertengahan bulan Januari warga jakarta didatangai tamu yang tak diundang namun selalu hadir karena memiliki 'kartu pass'.

Memiliki kartu 'pass' karena kebiasaan buruk warga Jakarta membuang sampah sembarangan, membangun rumah di bantaran kali, dan bersifat konsumtif sehingga menghasilkan banyak sampah.

Di sisi yang sama Pemerintah DKI Jakarta seperti pemandu yang tak memiliki peta dan kompas. Mengulang kesalahan sama, memberi ijin pengembang nakal membangun perumahan di kawasan resapan air dan perencanaan muluk tanpa realisasi.

Ketika kehadiran banjir dapat diprediksi, pemerintah mengajak warga untuk menunggu proyek- proyek pengendalian banjir selesai dan menyatakan semua dalam proses dan perlu waktu. Namun sejatinya seseorang yang merasa tahu segala sesuatu mengenai Jakarta, ketika mencalonkan diri menjadi gubernur mencantumkan kata-kata ' kami tahu namun anda harus menunggu', agar warga dapat menunggu untuk memilih dia sebagai gubernur dan tidak terburu-buru memilih dia yang memang perlu waktu untuk menerapkan pengetahuannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar